Juminten Jadi TKW

Tantangan ODOP 2 - Cerita 1
Tema: Bosan Miskin
Oleh: Jullie Yuli

"Pak, aku mau berangkat jadi TKW aja ya." Tanpa ada hujan tanpa ada angin, tiba-tiba Juminten mengutarakan keinginannya pada suaminya, Paijo.

"Elahdalah, kok ya mendadak banget sih, Bu? Bukannya di sini kita udah nyaman, kumpul bersama keluarga?" tanya Paijo kemudian.

"Aku capek hidup seperti ini terus, Pak. Boro-boro bisa beli bedak sama lipstik, mau masak saja mesti nungguin Bapak narik becak. Itu pun gak mesti dapet," rajuk Juminten sambil meremas-remas ujung dasternya.

"Mbok ya dipikir dulu, Bu. Kasihan anak-anak ditinggal kerja jauh. Kalau Ibu mau bedak sama lipstik, Bapak bisa usahain kok."

Selalu itu jawaban Paijo kalau Juminten meminta sesuatu. Juminten ingin seperti ibu-ibu lain di sekitar rumah. Bisa tampil cantik saat kumpul arisan, bisa jalan-jalan ke tempat wisata juga bersama keluarga. Tapi apa daya, penghasilan harian Paijo bahkan tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Dan Juminten sudah sampai di ambang batas kesabarannya.

"Pokoknya Bapak suka atau enggak suka, kasih izin atau enggak, aku tetap berangkat," teriak Juminten sambil berjalan ke luar kamar dan membanting pintu.

Sayup-sayup terdengar alunan lagu dangdut dari rumah tetangga Paijo yang liriknya seolah-olah mengolok-oloknya.

Paijo Paijo ditinggalke bojone
Jarene ra kuat ngragadi wedak pupure
Paijo Paijo ditinggalke bojone
Jarenne ra kuat ngragadi wedak pupure

Paijo mumet ndase (ditinggal bojone)
Minggat dadi TKW (jare ben akeh duite)
Paijo loro ati (disirik bojone)
Jarene ora kuat (ngragadi wedak pupure)

**end**

#TantanganODOP2_Cerita1
#KomunitasOneDayOnePost
#ODOP_6
#Day19

4 komentar: