Resensi Buku Rooftop Buddies


IDENTITAS BUKU:

Genre: Young Adult
No. ISBN: 9786020388199
Penulis: Honey Dee
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tanggal terbit: Agustus - 2018
Jumlah Halaman: 264 lembar
Berat Buku: 250 gr
Jenis Cover: Soft Cover
Teks: Bahasa Indonesia

SINOPSIS:

Novel ini mengangkat perjuangan tokoh Rie yang tengah frustrasi menghadapi penyakit kankernya. Ia muak dengan penyakit itu, muak dengan dirinya sendiri, dan dunia sekelilingnya yang menganggap dirinya amat menyedihkan. Menderita kanker selagi muda membuat Rie merasa akan segera kehilangan segalanya. Ia akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan pergi ke rooftop gedung apartemen tempat tinggalnya dan memutuskan untuk mengkahiri hidupnya di sana.

Namun, sebelum berhasil melakukannya, Rie bertemu dengan Bree yang berniat melakukan hal yang sama. Mereka merasa memiliki kisah hidup yang sama-sama memilukan dan Rie perlahan mulai terbuka terhadap Bree tentang alasan di balik keputusannya. Bree tetap mempertanyakan keinginan Rie untuk mengakhiri hidup, sementara dia sendiri enggan mengutarakan alasan di balik keputusannya.

Mereka berdua lalu sepakat untuk menulis harapan-harapan yang ingin mereka wujudkan sebelum mati bersama di atas gedung itu. Namun, Rie merasa harus bisa mewujudkan harapan-harapan yang sudah dia tulis itu sebelum mati bersama. Bree yang merasa kesal, merasa memilih tempat bunuh diri yang salah dan akhirnya hanya bisa mengikuti keinginan Rie itu. Janji untuk mati bersama itulah yang mengikat mereka berdua menapaki perjalanan hidup yang penuh makna.

Hal pertama dimulai dengan mewujudkan harapan-harapan Rie yang tertulis pada secarik kertas struk belanja milik Bree. Nah, bagian inilah yang benar-benar sarat makna dan berhasil menyadarkna Rie untuk terus berjuang dalam hidup dan melengkapi kekurangannya selama ini. Dalam perjalanan mewujudkan harapan-harapannya sebelum mengakhiri hidup, Rie menemukan banyak hal menyenangkan yang belum pernah dia lakukan. Rie juga bertemu dengan orang-orang yang ternyata menghadapi masalah lebih besar daripada dirinya.

Mak Hanny Dewanti aka Honey Dee berhasil menuangkan kisah penuh makna itu secara apik. Apik sekali. Ceritanya mengalir lancar, seolah-olah saya, sebagai pembaca, ikut terhanyut di dalam cerita, merasakan emosi dan gejolak yang dirasakan tokoh dalam cerita.

Dalam setiap kisah di mana Rie mewujudkan harapan-harapannya, selalu tertuang makna perjuangan dan arti hidup yang tersirat dalam setiap penggambarannya.

Pada bagian ini pula Rie mulai menemukan titik terang alasan mengapa Bree ingin mengakhiri hidupnya. Ternyata Bree menanggung beban yang jauh lebih besar daripada dirinya. Perjalanan ini makin mendekatkan ikatan antara mereka berdua hingga terjadi sebuah kecelakaan yang membut Rie dipertemukan kembali dengan keluarganya dan kehilangan sesuatu paling berharga dalam hidupnya. Ia berhasil menguatkan dirinya sendiri dan menemukan alasan untuk tetap tegar dalam hidup. Ia mulai merasa diperlukan dan diasayangi. Kesalahpahaman dirinya dengan kekhawatiran keluarganya yang berlebihan mulai dimakluminya.

Namun, pada saat yang bersamaan Bree kehilangan satu-satunya harapannya untuk tetap tinggal. Ia memutuskan untuk melanggar janji yang telah mereka buat berdua sebagai rooftop buddies untuk bersama-sama mengakhiri hidup. Rie menyusul Bree dan menjelaskan betapa ia tidak ingin kehilangannya. Akhirnya Bree merasa menemukan dirinya kembali dan kisah keduanya masih berlanjut sampai pada penutup yang melukiskan remahan-remahan kisah kecil yang amat menyentuh hati dan menggugah jiwa.

Mak Honey Dee berhasil menutup kisah ini dengan apik, cantik dan sarat makna.


Banyak pengalaman hidup yang tertuang di dalam novel ini dan menggugah hati kita bahwa harapan akan selalu ada bagi setiap orang yang ingin bertahan melanjutkan hidupnya.

#KomunitasOneDayOnePost
#ODOP_6
#Day26



0 komentar:

Posting Komentar