Memasak Masakan Kesukaan Suami


Oleh: Jullie Yuli

Sudah menjadi hal yang biasa terjadi bahwa salah satu kegiatan yang pasti dilakukan seorang emak adalah memasak. Seperti saya contohnya, saya suka memasak meski tidak setiap hari. Kalau suami me-request satu masakan, saya usahakan untuk memenuhinya. Tidak langsung eksekusi seringnya, tapi menunggu hari libur. Kegiatan sehari-hari sebagai karyawati pabrik dan rasa malas yang kadang menghinggapi, menjadikan saya lebih memilih membeli masakan matang daripada mengolah sendiri.

Salah satu masakan kesukaan suami adalah rendang jengkol. Awalnya saya memang tidak suka, bau yang menyengat menjadi alasan saya menghindarinya. Sampai akhirnya suami memaksa mencoba satu biji dan ternyata enak.

Mungkin saya termasuk orang yang tidak mau ribet terlalu lama. Untuk memasak rendang jengkol, biasanya saya memesan jengkol setengah matang dari tukang sayur dekat rumah. Ya, jengkol itu sudah direbus, tapi masih perlu direbus lagi agar lebih empuk.

Atas saran dari seorang emak di tempat tukang sayur, agar jengkok tidak bau maka saya harus menambahkan sedikit bubuk kopi dan garam ke dalam air rebusan. Saya mengikuti saran tersebut dan hasilnya memang benar. Bau jengkolnya tersamarkan.

Lalu, tinggal persiapkan bahan-bahan lain selain 500 gram jengkol rebus, yaitu;

Santan dari 1 butir kelapa parut, ambil sedikit kelapa parut, sangrai dan haluskan
Daun salam 2 lembar
Jahe 1 ruas jari (memarkan)
Serai 1 batang (memarkan)
Air matang 1/4 liter
Garam secukupnya
Gula merah dan penyedap rasa secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Bumbu Halus Rendang :
Bawang merah 10 siung
Bawang putih 6 siung
Cabai merah 5 buah (buang bijinya)
Kemiri 4 buah (sangrai)
Kunyit 1 ruas jari (bakar)

Langkah Memasak:
1. Blender bumbu halus.
2. Panaskan minyak goreng lalu tumis bumbu halus beserta daun salam, jahe dan serai sampai tercium aroma wangi dan matang. Masukan jengkol aduk rata, lalu masukkan air. Masak kembali sampai jengkol benar-benar empuk.
3. Masukkan santan sedikit demi sedikit sambil terus di aduk agar santan tidak pecah.
4. Terakhir tambahkan garam, gula pasir, penyedap rasa, dan kelapa sangrai sambil aduk sesekali perlahan, sampai bumbu meresap dan mengental.
5. Angkat dan rendang jengkol yang empuk, enak, tidak bau dan gurih-gurih.

Rendang jengkol siap dihidangkan untuk suami tercinta. Jangan lupa siapkan nasi yang banyak, karena kebiasaaan suami kalau makan rendang jengkol pasti mau lagi dan lagi.

**end**

#KomunitasOneDayOnePost
#ODOP_6
#Day34

2 komentar:

  1. Asupan vitamin J. Bikin saya ngiler, mba😅. Salam kenal Yolanda dari Pulau Harapan😃

    BalasHapus
  2. Salam kenal juga, mba. Saya Yuliani dari Pulau Buru.

    BalasHapus