BATURRADEN


Oleh: Jullie Yuli


Adalah Suta, seorang pemuda tampan dari kadipaten Kutaliman, Banyumas, yang bekerja sebagai perawat kuda adipati Kutaliman. Dia adalah sosok pekerja yang baik dan jujur. Oleh karenanya Suta hampir tak pernah mengalami masalah dalam bekerja.

Suatu hari saat Suta sedang dalam perjalanan setelah bekerja mengurus kuda, dia mendengar suara jeritan perempuan. Ketika didatangi, ternyata ada seekor ular besar dengan mulut terbuka lebar sudah siap memangsa perempuan di hadapannya. Wajah perempuan itu pucat pasi karena terbelit tubuh ular.

Dengan susah payah, Suta bisa menaklukan ular itu dengan sebilah pedang yang dibawanya.

Perempuan itu ternyata putri adipati Kutaliman, majikannya sendiri. Dan sejak kejadian itu hubungan mereka semakin dekat. Suta dan putri adipati sering berbincang hingga akhirnya tumbuh benih-benih cinta. Suta pun akhirnya memberanikan diri melamar putri adipati.

Adipati Kutaliman yang mendengar hal itu tentu saja murka. Dia tidak setuju apabila putrinya menjalin asmara dengan pembantunya.

"Hai, Suta! Kamu ini hanya seorang kacung. Sungguh tak pantas putriku bersanding dengan kacung rendahan sepertimu. Pengawal! Tangkap orang itu, dan masukkan ke penjara bawah tanah," perintah Adipati keras.

Suta pun langsung dijebloskan ke penjara bawah tanah, tempat para penjahat kelas kakap dipenjarakan.

Putri adipati sangat sedih merasakan apa yang dialami Suta. Dia berusaha menyelamatkan Suta dari penjara dengan dibantu biyung embannya.

Singkat cerita Suta bisa lepas dari penjara dan melarikan diri menuju lereng gunung Slamet bersama dengan putri adipati menaiki kuda yang telah disiapkan biyung emban.

Keesokan harinya mereka beristirahat di suatu tempat dengan pemandangan yang indah dan sejuk dengan aliran sungai di sekitarnya. Putri adipati merasa takjub dan ingin menetap di tempat itu bersama dengan Suta, dan disetujui oleh pemuda itu. Mereka akhirnya menikah dan dikaruniai seorang putra.

Tak berapa lama setelah putranya lahir, adipati Kutaliman datang bersama pasukannya untuk membawa paksa putri adipati kembali ke kadipaten. Hal ini tentu saja ditentang oleh Suta dan istrinya yang juga putri adipati, sehingga terjadilah pertikaian. Suta tewas terbunuh oleh keris sang adipati.
Melihat suaminya terbunuh, putri adipati akhirnya menusukkan keris itu ke tubuhnya sendiri. Adapati menjadi sangat murka lalu membunuh keturunan mereka dan menguburkannya di lereng Gunung Slamet.

Itulah sebabnya daerah tersebut dinamakan Baturraden. Berasal dari kata batur yang berarti pembantu, dan raden yang artinya bangsawan. Jadi Baturaden bisa diartikan sebagai tempat menetapnya seorang batur/pembantu dengan seorang bangsawan untuk berumah tangga hingga akhir hayat.

**end**

#TantanganODOP-HistoricalFiction
#ODOP_6
#KelasFiksiOdop6


















3 komentar:

  1. Oh, itu sejarah nama Baturaden ya.... Ku kira Batu raden. Batu sama raden. Ternyata batur raden ya... 😅

    BalasHapus
  2. Mantab kak....ini legenda asal usul nama Baturraden juga ga sih?

    BalasHapus